Di balik tumpukan angka yang kelihatan acak, selalu ada pola. Kalau kamu bisa melihat polanya, kamu bisa menebak angka ke-100 tanpa perlu menghitung satu per satu.
Pola bilangan ada di mana-mana — bukan cuma di buku matematika. Siapa yang bisa membaca polanya, dia yang bisa memprediksi masa depan.
Itulah perbedaan Aritmetika dan Geometri dalam satu kalimat.
Setiap suku berikutnya didapat dengan menambahkan bilangan yang sama, disebut beda (b).
Setiap suku berikutnya didapat dengan mengalikan bilangan yang sama, disebut rasio (r).
Ini barisan aritmetika (beda tetap). Cari nilai a dan b-nya, lalu pakai rumus Uₙ = a + (n−1) × b.