📈 Section 02 · Barisan & Deret

Pola dalam Angka

Di balik tumpukan angka yang kelihatan acak, selalu ada pola. Kalau kamu bisa melihat polanya, kamu bisa menebak angka ke-100 tanpa perlu menghitung satu per satu.

Kenapa belajar Barisan & Deret?

Pola bilangan ada di mana-mana — bukan cuma di buku matematika. Siapa yang bisa membaca polanya, dia yang bisa memprediksi masa depan.

💰
Bunga tabungan bank yang tumbuh tiap bulan → Barisan Geometri
🏃
Atlet menambah jarak lari 500m tiap minggu → Barisan Aritmetika
🦠
Virus yang berlipat ganda tiap jam → Deret Geometri
🎵
Nada musik dan frekuensi harmoniknya → rasio geometri
🏗️
Hitung total bata yang dipakai untuk tembok bertingkat → Deret Aritmetika
📌 Dua jenis pola utama

Tambah tetap vs Kali tetap

Itulah perbedaan Aritmetika dan Geometri dalam satu kalimat.

Aritmetika: 2, 5, 8, 11, 14 … → selalu +3 (beda tetap)
Geometri: 3, 6, 12, 24, 48 … → selalu ×2 (rasio tetap)

Pola dengan beda tetap (b)

Setiap suku berikutnya didapat dengan menambahkan bilangan yang sama, disebut beda (b).

3
+4
7
+4
11
+4
15
+4
19
Rumus Suku ke-n
Barisan Aritmetika
Uₙ = a + (n − 1) × b
a = suku pertama  |  b = beda (selisih antar suku)  |  n = urutan suku yang dicari
Cara cek beda: b = U₂ − U₁ = U₃ − U₂ = … Kalau semua selisih sama → itu Barisan Aritmetika.
📚 Barisan Geometri

Pola dengan rasio tetap (r)

Setiap suku berikutnya didapat dengan mengalikan bilangan yang sama, disebut rasio (r).

2
×3
6
×3
18
×3
54
×3
162
Rumus Suku ke-n
Barisan Geometri
Uₙ = a × rⁿ⁻¹
a = suku pertama  |  r = rasio (hasil bagi suku berurutan)  |  n = urutan suku
Cara cek rasio: r = U₂ ÷ U₁ = U₃ ÷ U₂ = … Kalau semua hasil bagi sama → itu Barisan Geometri.
Deret Aritmetika (Sₙ)
Sₙ = n/2 × (a + Uₙ)
atau Sₙ = n/2 × (2a + (n−1)b)
Deret Geometri (Sₙ)
Sₙ = a(rⁿ − 1)/(r − 1)
untuk r ≠ 1. Jika r = 1, Sₙ = n × a
📝 Contoh — Barisan Aritmetika

Barisan: 5, 9, 13, 17, … Tentukan suku ke-20 dan jumlah 20 suku pertama!

1
Identifikasi: a = 5, beda b = 9−5 = 4
2
Suku ke-20: U₂₀ = a + (n−1)b = 5 + (20−1)×4
3
U₂₀ = 5 + 19×4 = 5 + 76 = 81
4
Jumlah 20 suku: S₂₀ = 20/2 × (5 + 81) = 10 × 86 = 860
U₂₀ = 5 + 19 × 4 = 81
S₂₀ = 10 × (5 + 81)
= 860 ✓
Visualisasi deret: Gauss menemukan rumus ini saat SD! Total = pasang suku pertama & terakhir, lalu kali banyaknya pasang.
📝 Contoh — Barisan Geometri

Bakteri berkembang biak: 1, 2, 4, 8, … Berapa jumlah bakteri setelah 10 generasi (total)?

1
Identifikasi: a = 1, rasio r = 2÷1 = 2
2
Suku ke-10: U₁₀ = 1 × 2⁹ = 512 bakteri di generasi ke-10
3
Total (deret): S₁₀ = 1×(2¹⁰ − 1)/(2 − 1)
4
S₁₀ = (1024 − 1)/1 = 1023 total bakteri
S₁₀ = (2¹⁰ − 1) / (2 − 1)
= 1023 / 1
= 1.023 bakteri total ✓
Perhatikan: Dari 1 bakteri jadi >1.000 hanya dalam 10 generasi! Inilah kenapa pertumbuhan geometri disebut eksponensial — sangat cepat.
🎯 Soal Pemanasan
Barisan: 3, 7, 11, 15, … Berapa nilai suku ke-15?
💡 Hint

Ini barisan aritmetika (beda tetap). Cari nilai a dan b-nya, lalu pakai rumus Uₙ = a + (n−1) × b.

📈
Section 2 Selesai!
Kamu sudah bisa membaca pola barisan Aritmetika dan Geometri, menghitung suku ke-n, dan menjumlahkan deretnya. Level 2 hampir tuntas!
✨ +60 XP — Barisan & Deret Dikuasai!