Tiga rasio ajaib yang lahir dari segitiga siku-siku — dan telah digunakan ribuan tahun untuk mengukur hal-hal yang tidak bisa dijangkau tangan.
Manusia tidak bisa terbang ke puncak menara untuk mengukur tingginya. Tapi dengan trigonometri, kita bisa berdiri di bawah dan menghitungnya dari jarak dan sudut pandang.
Semua berasal dari satu segitiga siku-siku sederhana. Tiga sisinya punya nama khusus yang bergantung pada sudut yang kita pilih:
Mnemonik paling terkenal dalam matematika. Hafalkan ini satu kali, dan kamu tidak akan lupa seumur hidup:
Empat sudut ini muncul terus di soal. Hafalkan nilainya — dan kamu bisa menjawab tanpa kalkulator.
| Sudut (θ) | sin θ | cos θ | tan θ |
|---|---|---|---|
| 0° | 0 | 1 | 0 |
| 30° | ½ | ½√3 | ⅓√3 |
| 45° | ½√2 | ½√2 | 1 |
| 60° | ½√3 | ½ | √3 |
| 90° | 1 | 0 | ~∞ |
Dari titik A di tanah, seseorang memandang puncak menara dengan sudut elevasi 60°. Jarak dari titik A ke dasar menara adalah 20 m. Berapa tinggi menara?
Sebuah tangga membentuk sudut 30° dengan tanah. Ujung tangga menyentuh dinding pada ketinggian 3 m. Berapa panjang tangga?
Sebuah segitiga siku-siku memiliki sudut θ = 45°, dan sisi sampingnya (adj) = 8 cm. Berapa panjang sisi depan (opp)?